Review Novel Baby Daddy by Astrid

Judul Buku   : Baby Daddy
Penulis          : Dahlian
Penerbit        : Roro Raya Sejahtera
ISBN              : 978-602-61138-8-7
Tebal Buku   : iv + 424 hlm
Tahun Terbit: 2017

Sinopsis
Kaynara seorang dokter anak mendapat tawaran dari Mysha, sepupunya, untuk menempati rumahnya yang kosong selama ia menemani Ramdhani, suaminya, bertugas di luar negeri. Tidak hanya itu, Kaynara pindah karena ia ingin lari dari rasa sakit hati ditinggal menikah gebetannya dan menghindar dari Anya, ibunya,  yang selalu menjodohkannya dengan anak teman-temannya. Karena berasal dari dunia medis, Kaynara sangat terganggu dengan kelakuan tetangganya bernama Bramasta. Ia seorang finance manager disebuah perusahaan swasta dengan status single nya suka membuang sampah tidak pada tempatnya. Walau sebenarnya sudah sesuai sih, tetapi Bramasta hanya meletakkan diatas tutup tempat sampah sehingga mengundang kucing dan tikus untuk berpesta. Beberapa peringatan sudah Kaynara berikan tetapi Bramasta justru sengaja memperburuk keadaan hingga akhirnya Kaynara melakukan balas dendam. Semenjak itu, Bramasta men-cap Kaynara sebagai perempuan cantik yang galaknya seperti ibu tiri dan juga menganggapnya sebagai wanita gila. Sedangkan di mata Kaynara, percuma saja mempunyai wajah tampan jika tidak memiliki kepribadian yang baik.
Namun perasaan sebal Kaynara mulai berubah ketika Bramasta jam tiga subuh pagi datang kerumahnya dan meminta bantuan untuk merawat Baby D. Kaynara meyakinkan dirinya kalau ia mau repot-repot membantu seperti ini hanya karena Baby D bukan Bramasta. Untuk waktu yang cukup lama, ia merasa ambisi Bramasta merawat Baby D itu konyol. Ketika menemukan bayi itu tergeletak menangis dalam keranjang depan rumah, ia bersumpah tak akan membuat Baby D merasa terbuang seperti masa kecil nya dulu. Namun, di sisi lain, Bramasta menyadari pengetahuannya yang kelewat minim tentang merawat bayi takkan mudah membantunya. Meskipun begitu, satu hal yang pasti, ia tak akan menyerah demi Baby D nya. Bramasta juga sadar diri butuh bantuan dan meminta tolong kepada tetangga barunya yang sangat menyebalkan. Hari demi hari Bramasta terus memperlihatkan keteguhannya. Hanya dengan belajar sebentar dan terus berusaha, ia segera terampil mengganti popok Baby D, memandikannya, bahkan menggendongnya hingga berhenti menangis.
Namun, Kaynara yang awalnya menganggap Bramasta lelaki yang brengsek mulai mengubah pandangannya setelah melihat cara Bramasta merawat Baby D dengan penuh kasih sayang. Benih-benih rasa itu ada ketika Bramasta menawarkan Kaynara posisi menjadi ibu yang baik bagi Baby D tetapi Kaynara hanya menganggap bahwa itu hanyalah lelucon Bramasta. Tetapi Bramasta sadar, ia menyukai Kaynara hanya sebatas itu. Ia tidak mungkin jatuh cinta pada perempuan galak itu.
Keadaan tidak berjalan mulus ketika Kevin, sebagai lelaki yang di jodohkan oleh Anya, ibu Kaynara, hadir ditengah-tengah kehidupan Kaynara dan Bramasta. Sejak itu Bramasta mulai sedikit cemburu melihat kedekatan Kaynara dan Kevin pulang bersama hingga tengah malam. Lain hal nya pada Kaynara, ia tidak merasakan perasaan apapun pada Kevin. Berbagai cara dilakukan Kaynara agar ia tetap bertahan untuk tidak membiarkan Kevin masuk ke dalam hatinya. Usaha pun membuahkan hasil tetapi bukan hanya usaha Kaynara sendiri melainkan Bramasta juga membantunya untuk menjauhkan Kevin dari hidupnya.
Rasa penasaran Kaynara pada Bramasta mulai timbul ketika Bramasta mengatakan bahwa Bramasta mencintai Kaynara di depan Anya. Kaynara pun bertanya-tanya apa maksuf perkataannya itu toh mereka tidak memiliki hubungan apapun. Tetapi alasan Bramasta mengatakannya ialah hanya ingin membantu Kaynara agar ia tidak dijodohkan lagi oleh Anya. Benar sih perkataan Bramasta membantu Kaynara malam itu. Kaynara kesal sebab ia beharap Bramasta memiliki perasaan yang sama dengannya. Kaynara marah pada dirinya sendiri. Ia marah karena telah lalai menjaga hatinya, dan membiarkan perasaannya pada Bramasta muncul begitu saja.
Melihat cara Kaynara membantu nya merawat Baby D, Bramasta terpukau dan jatuh hati. Baby D memang berperan penting ditengah-tengah hubungan mereka. Kedua nya saling menyayangi Baby D. Baby D pun semakin besar dan semakin nyaman dengan Bramasta dan Kaynara.
Entah mengapa ditengah berjalannya kebahagiaan mereka, pasangan lelaki dan perempuan datang ke rumah Bramasta yang mengaku sebagai orang tua dari Baby D yang telah mencampakkan bayi tersebut di depan rumah Bramasta tengah malam saat itu. Tidak lain kedatangan mereka ialah ingin membawa Baby D kembali kepada Aldi dan Tanti, orang tua Baby D.
Rasa kesal Bramasta timbul saat itu. Bagaimana bisa mereka mencampakkan seorang bayi di depan rumah nya tengah malam dan sekarang memohon untuk membawa bayi tersebut yang sudah di rawat Bramasta kembali pada mereka? Akankah Bramasta membiarkan Baby D dibawa oleh orang tua nya? Bagaimana jika Baby D dicampakkan lagi oleh orang tua nya? Atau tega kah Bramasta memisahkan orang tua dan anak yang sudah terpisah berbulan-bulan lama nya?

Beberapa unsur intrinsik yang terkandung dalam novel ini adalah :

Tema

Tema yang tersirat dalam novel ini adalah tentang perjuangan pria lajang yang harus merawat bayi yang ia temukan depan rumah. Karena pengetahuannya yang minim tentang merawat bayi, ia harus meminta tolong dengan tetangga nya. Kisah dengan tetangga nya pun berawal dari benci jadi cinta.

Latar Belakang

Latar tempat novel ini adalah rumah, rumah sakit Amaranth Medical Care (AMC), restoran. Latar waktunya pagi hingga malam, sedangkan untuk latar suasananya adalah menyenangkan, mengharukan, dan menegangkan.

Alur

Novel ini menggunakan alur maju.

Sudut Pandang

Novel berjudul Baby Daddy ini diceritakan dari sudut pandang orang ketiga



Penokohan

Berikut adalah penjelasan tentang karakter tokoh dalam novel Baby Daddy:
1. Kaynara
Seorang dokter anak yang memiliki sifat tegas dan galak tetapi mandiri dan penyayang.
2. Bramasta
Pria lajang yang cuek namun penyayang dan bertanggung jawab.
3. Baby D
Bayi lucu dan menggemaskan
4. Angeline
Teman Kaynara, dokter anak, memiliki sifat peduli dan selalu ceria.
5. Rafka
Adik Kaynara, memiliki sifat humoris, ceplas-ceplos, dan mandiri.
6. Anya
Ibu Kaynara, cerewet, overprotektif, dan peduli dengan sekitar
7. Dharmawan
Ayah Kaynara, penyabar serta selalu menasehati anak-anaknya.

Amanat
Setiap orang pasti memiliki masa lalu nya masing-masing. Ada baiknya kita tidak melihat buruknya masa lalu seseorang lalu mengungkitnya dimasa sekarang. Pesan yang terdapat dalam novel ini adalah jangan menilai orang dari latar belakangnya tapi lihat lah niat nya saat ini.


Kelebihan :
• Konflik di dalamnya tidak hanya soal cinta diantara sepasang pria dan wanita, melainkan cinta orang tua terhadap anaknya.
• Kalau biasanya novel melibatkan hubungan antara CEO dengan bawahannya ataupun CEO dengan dokter, kali ini melibatkan pegawai kantoran-Bramasta dengan dokter anak-Kaynara. Terkesan masuk akal sesuai dengan usia tokohnya.
• Ada catatan kecil yang menjelaskan istilah medis sehingga membantu pembaca memahami arti nya
• Teknik mengurus bayi dijelaskan cukup detail

Kelemahan :
• Bagian awal terkesan umum, hampir sama dengan kisah dalam ftv.
• Akhir cerita gantung dan masih bersambung.
• Isi buku yang terlalu tebal.

Komentar